The Day When We Know You Were Here...

10:12:00 PM

Assalamualaikum...

Anugerah yang terindah yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya adalah nikmatnya merasakan kehamilan. Pada awal setelah menikah sempat terpikir oleh saya ingin merasakan yang namanya jalan - jalan berdua dulu atau menikmati pacaran setelah menikah dulu, tapi akhirnya saya dan suami ( lebih ke saya sih sebenernya, hehe ) sadar bahwa anak itu adalah rezeki dari Allah yang sebaiknya jangan ditunda - tunda. Akhirnya kami berdua pun pasrah dan menyerahkan semua hanya kepadaNya, dan Alhamdulillah ternyata Allah memberi kepercayaan cepat kepada kami tidak lama setelah menikah.

Dan ini adalah cerita dari seorang ibu wanna be yang sebenarnya ingin ditulis dari sejak awal kehamilan, tapi ternyata baru sempat di posting hari ini bertepatan dengan hari anak nasional. Harapannya untuk menjadi pengingat dan kenang - kenangan yang akan selalu membuat saya dan suami bersyukur atas nikmat menjadi orang tua, aamiin...

MashaAllah, Tabarakallah


Nak.... ini tulisan ibu pertama untuk kamu ya, semoga suatu hari nanti kita bisa baca sama - sama ketika kamu sudah besar :)


Semua serba pengalaman pertama kali untuk ibu dan bapak nak,
pertama kali melihat tanda dua garis yang berarti kamu hadir di rahim ibu,
pertama kali mendengar detak jantung seseorang di rahim ibu yang artinya kamu tumbuh nak,
dan pertama kali merasakan tendangan pertamamu, ibu dan bapak bahagia sekaligus terharu.
sehat - sehat ya anakku sayang, ibu dan bapak gak sabar ingin ketemu.


Drama pertama kali melihat garis dua ?
Tentu tidak ada pemirsa, hahaha...
Bapak dan ibu ini bukan pasangan yang romantis nak, tapi pasangan yang realistis, hahaha maksudnya romantis dengan caranya sendiri gituuu *please iyain aja ya nak* :)
Nah ceritanya ketika bapakmu ditunjukin sama ibu tentang hasil testpack yang garisnya ada dua, dia malah senyam senyum dan bilang "Toss dulu dong!" hahaha, ternyata malah ngajakin toss sambil cengar cengir, ibu jadi berasa abis menang main games terus satu tim sama bapak :D
Padahal yang ibu bayangin sebelumnya bakalan ada drama kaya di film - film gitu yang terharu sambil berpelukan nangis bahagia.
Iya tapi itulah bapakmu nak yang paling melindungi kamu selama kamu ada di perut ibu dan yang paling gak sabar nungguin kamu lahir ke dunia :)

Garis Dua

Masa - masa kehamilan.
Ibu ini harus jadi ibu yang paling bersyukur diberi titipan kamu di rahim ibu, anak yang bageur tur sholeh inshaAllah. Karena kamu hampir jarang ngerepotin ibu nak. Kamu enjoy sekali di perut ibu tanpa ibu harus merasakan morning sickness yang berlebihan di trimester pertama. Sampai hari ini  pun ibu gak pernah dibikin muntah sama sekali Alhamdulillah, hanya eneg2 sedikit yang masih bisa ibu tahan dan tentu tidak berpengaruh pada nafsu makan ibu :D tenang aja, ibu makan nya tetep banyaaaak nak, hehehe.

Di trimester kedua, ibu agak bandel nih mulai makan yang pedes - pedes dan gak mau minum susu khusus ibu hamil, akhirnya ibu kena sakit maag dan persendian tangan ibu sakit sekali. Ibu dimarahin sama dokter dan bapak nak, tapi ibu tau itu untuk kebaikan ibu dan kamu. Alhamdulillah setelah ibu minum obat maag yang dikasih dokter dan rajin minum susu (atas paksaan bapak, hehe) sakit ibu mulai berkurang sedikit demi sedikit dan sekarang disaat - saat menunggu kamu lahir ke dunia, sakit ibu hampir tidak pernah terasa sama sekali :)

Di trimester ketiga, di masa ini maafkan ibu yang sudah mulai mengeluh ya nak ,terutama masalah jerawat dan alergi di muka dan badan ibu yang semakin bermunculan. Karena daya tahan tubuh ibu hamil yang cenderung melemah maka alergi ibu jadi cepat sekali kambuh. Akhirnya kata bapak, ibu harus nurut jangan makan makanan laut terutama udang dan cumi supaya alergi ibu tidak semakin parah. Kalau masalah jerawat di muka, memang dari sebelum hamil bahkan sebelum menikah pun muka ibu suka ada jerawatnya nak. Tapi untunglah bapak selalu semangatin ibu "Gakpapa, kan namanya juga lagi hamil, nanti kalau sudah lahiran pasti sembuh"
Tapi disamping itu, di trimester ini kamu berhasil bikin ibu puasa full 29 hari di bulan Ramadhan loh, mashaAllah lagi - lagi ibu harus bersyukur dianugerahi kamu yang sholeh sekali nak. Kamu sangat kuat dibawa puasa seharian dan ketika ibu kontrol ke dokter pun kamu dalam keadaan sehat dan berat badan yang cukup jadi ibu dan bapak tidak khawatir. Sekali lagi terimakasih ya nak :)

difotoin bapak
Dan sekarang ini ibu dan bapak sedang menungu hari dimana kamu akan lahir ke dunia. Kata dokter kamu sudah boleh lahir kapan aja nak. Tinggal ibu yang harus rajin memberdayakan diri untuk membantu kamu mencari jalan lahir, karena sebelumnya posisi kamu sempat berputar - putar di rahim ibu ( kadang kepala di bawah, tapi kadang kepala kamu muter lagi ke atas ). Kalau bahasanya bapak nih katanya kamu lincah kaya ibu, hehe. Tapi yang paling penting doa untukmu dari ibu, bapak, ake, nene, enin, grandpa, ateu, om dan wawa2 semua akan selalu menyertaimu.
Semoga kamu jadi anak yang sholeh, sehat, sempurna, sukses dunia akhirat dan yang paling penting jadi anak yang bahagia, aamiin allahumma aamiin...

foto pertama kamu nak, MashaAllah Tabarakallah



Love,
Ibu dan Bapak

23 juli 2018







You Might Also Like

2 komentar

  1. Huhuhuuu so sweet sekali Ibu, aku melting bacanya. Semoga lahiran dedek sholeh dilancarkan apapun proses persalinannya, Ibu dan dedek sehat + bahagia semua. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin...
      makasi onti nesa :*
      maafin belum sempet ketemu lagiii, nanti semoga pas udah lahiran dede bisa ketemu onti nesa yaaaaa

      Delete

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images