Serba Serbi Pembuatan Visa Korea Selatan

6:06:00 PM


Assalamualaikum...

Sebagai pecinta drama korea garis keras, pasti punya cita - cita untuk mengunjungi negeri ginseng yang satu ini suatu saat nanti... itu menjadi salah satu whislist saya loh di tahun 2015 ini dan Alhamdulillah sudah checked pada awal november kemarin x) Gak nyangka whislist yang ditulis disini diawal tahun lalu jadi doa yang dikabulkan oleh Allah, Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah :)

cerita punya cerita, berawal dari blogwalking cari - cari trip ke korea selatan, dan pada akhirnya sampailah ke blognya teh erry ini , yang isinya membahas tentang trip ke korea selatan ala drama korea.. mata langsung melotot dan baca full dari atas sampe bawah * ini obsesi mau ketemu lee min ho juga sih kayanya :p haha mimpi *, di akhir posting itu ada alamat email yang bisa dihubungi. langsung lah saya kirim email untuk meminta detail trip dan kisaran biaya yang diperlukan. Respon emailnya cepat dan detail banget, saya dikirim itinerary dan kisaran biaya untuk 5 hari (biaya termasuk guesthouse, T-money dan biaya masuk tempat wisata). Banyak "drama" yang dilalui sampe akhirnya Alhamdulillah berhasil berangkat juga ke korea selatan, haha mentang2 judulnya trip ala drama korea jadi harus berdrama ria dulu sebelum berangkat :p. Untuk cerita lengkap "drama" sebelum dan pada saat disana nanti di post selanjutnya yaa :)

Nah sekarang saya mau shared dulu salah satu syarat paling penting untuk mengunjungi negara korea selatan, yaitu pembuatan VISA.
Perihal visa ini menjadi ketakutan tersendiri untuk para turis, karena jika sampe visa kita ditolak *amit2* hanya Allah dan kedutaan lah yang tau alasannya, heheu. oleh karena itu kita harus mempersiapkan dokumen pengajuannya dengan selengkap mungkin supaya visa kita diapproved oleh pihak kedutaan. Berikut ini salah banyak syarat pengajuan visa untuk korea selatan (bisa dilihat juga di website kedutaan koreaselatan)  :
  1. Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi).
  2. Formulir Aplikasi Visa (dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto yang bisa didownload langsung di website kedutaan korea selatan).
  3.  Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
  4. Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja - Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan.
  5. Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
  6.  Fotokopi Bukti Keuangan, pilih salah satu :
-          Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
-          Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
-          Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank
-          Surat keterangan dan copy kartu membership golf
-          Surat keterangan dan copy kartu membership hotel bintang 5
-          Surat keterangan pemegang program jamsostek
-          Slip gaji atau bukti tunjangan pensiun

** Untuk tipe visa C-3 Multiple silahkan untuk melihat persyaratan Multiple Visa
** Jika berstatus mahasiswa harus melampirkan surat keterangan mahasiswa dan bukti keuangan orang tua
** Ibu rumah tangga dan yang masih belum memiliki pekerjaan/penghasilan harus melampirkan bukti keuangan suami atau keluarga
** Bagi pengusaha yang ingin mengajak serta asisten rumah tangga, harus melampirkan surat sponsor dari Employernya (surat keterangan kerja, kartu keluarga, bukti keuangan tidak perlu dilampirkan)
** Dokumen yang telah dilampirkan jika dianggap masih belum lengkap oleh Consul maka pihak Kedubes Korea berhak untuk meminta tambahan dokumen
* * * * *
A. Pendaftaran dan Pengambilan Visa
Pengajuan Aplikasi Visa : 09.00~12.00
Pengambilan Visa : 13.30~16.30
Lama Proses Pembuatan Visa : 7 Hari Kerja ( Proses bisa lebih dari 7 hari kerja jika dokumen dianggap belum lengkap dan interview jika dibutuhkan)
Selama Proses Pembuatan Visa, Paspor tidak boleh dipinjam

B.Biaya Pembuatan Visa ( Update Per 01-Oktober-2015 )
Single Visa (Visa kunjungan dibawah 90 hari) : Rp. 560.000,-
Single Visa (Visa kunjungan diatas 90 hari) : Rp. 780.000,-
Multiple Visa (Berlaku untuk 3 tahun) : Rp. 1.260.000,-
Double Visa (2 kali masuk dan Berlaku untuk 6 bulan) : Rp. 980.000,-
Biaya visa tidak dapat dikembalikan apabila dibatalkan proses pengajuannya atau visa ditolak oleh pihak Kedubes Korea

Kebetulan para pembuat trip ini adalah orang – orang yang sudah berpengalaman pergi ke korea selatan jadi saya mempercayakan pembuatan visa oleh mereka, dan konsultasi syarat pengajuan pun direspon dengan sabaaaaaaar banget sama dua teteh pembuat trip ini yaitu teh Erry dan teh Ayu, hihi maklum sebagai newbie membuat visa sendiri pasti bawaannya parnoan takut ditolak visanya :D haha
Biasanya yang banyak pertanyaan adalah perihal surat keterangan kerja, SIUP dan bukti keuangan. Baiklah saya akan cerita satu per satu tentang “drama” pembuatan visa untuk ketiga syarat tersebut ya :D

Pertama…
Untuk surat keterangan kerja, karena kebetulan saya bekerja di perusahaan swasta yang belum punya format sendiri untuk surat keterangan kerja ini, maka saya menggunakan “the power of googling” surat keterangan kerja untuk pengajuan visa, ternyata udah banyak banget yang share formatnya loh, kita tinggal copy dan isi sesuai data kita lalu serahkan ke bagian HRD untuk ditanda tangan. FYI surat keterangan kerja ini harus dalam format bahasa inggris ya..

Kedua…
Untuk SIUP biasanya jika kamu bekerja di perusahaan besar, bank atau bumn ternama tidak diperlukan. Tapi jika kamu adalah pemilik usaha tersebut atau bekerja di perusahaan start up seperti saya ini, SIUP harus disertakan untuk memastikan bahwa kamu adalah karyawan sungguhan dan bekerja di perusahaan beneran yang terdaftar di kementrian dan bukan perusahaan fiktif (ini asumsi pribadi sih). Kenapa ini dirasa perlu ? karena tingkat imigran gelap di negara korea selatan sedang tinggi, nah ini adalah salah satu yang wajib disertakan untuk memastikan kita memiliki pekerjaan dan akan kembali lagi ke Indonesia setelah masa cuti berakhir. Nah.. kebetulan perusahaan tempat saya bekerja ini sedang memproses perubahan dari CV menjadi PT dan seperti biasa birokrasi yang agak lama membuat SIUPnya belum keluaaaar.. nah loh, terus gimana dong ? masa batal ke korea gara2 SIUP doang, heheu..
Tenang aja ternyata, kemarin sih saya dikasih solusi untuk memberikan dokumen apa pun yang merepresentasikan bahwa perusahaan tempat saya bekerja memang sudah terdaftar di kementrian. Yaitu dengan melampirkan fotocopy cover depan akta perusahaan (yang ada no aktanya), fotocopy NPWP perusahaan dan surat keterangan dari kementrian keuangan bahwa nama perusahaan yang diajukan tersedia. Ketiga dokumen tersebut cukup menguatkan dan meyakinkan pihak kedutaan bahwa status saya adalah “karyawan beneran” hehe.
Untuk yang tidak bekerja bagaimana ? jika kamu adalah ibu rumah tangga, bisa dilampirkan surat ijin suami yang diberi materai dan rekening Koran suami untuk 3 bulan terakhir. Dan jika kamu freelancer atau wirausaha bisa dilengkapi surat keterangan dari RT dan RW setempat, pokonya yang bisa memastikan kedutaan bahwa kamu tidak akan mencari perkerjaan di Korea nanti, karena visa yang diajukan adalah visa kunjungan bukan visa bekerja.

Ketiga…
Untuk bukti keuangan yang harus diajukan biasanya adalah slip gaji 3 bulan terakhir (bagi karyawan), print rekening koran 3 bulan terakhir, dan SPT-PPH 21 (untuk SPT ini ini menjadi wajib karena menurut beberapa pengalaman ada yang sampai ditelepon pihak kedutaan untuk melengkapi dokumen ini, mungkin untuk memastikan bahwa kita adalah warga Negara yang baik yaitu dengan membayar pajak).
Biasanya pasti ada yang nanya kaya gini : “Saldo di rekening harus berapa sih supaya visanya lolos?” hayoo siapa yang mau nanya itu ? :p
Hihihi memang pertanyaan yang umum sih, tapi jawabannya tidak ada yang pasti juga. Untuk saldo rekening sih biasanya dihitung berdasarkan rata – rata pengeluaran per hari disana dikalikan dengan lamanya tinggal. Misalkan saya mau tinggal selama 5 hari maka Rp 1.500.000 x 5 hari = 7.500.000 atau supaya aman tinggalkan uang 10 – 15 juta di rekening. Kita juga harus menjaga pengeluaran dan pemasukan kita 3 bulan terakhir di rekening yang akan di print untuk pengajuan visa jangan sampai ada pemasukan yang besar dan tiba – tiba, karena akan dicurigai sebagai biaya pinjaman oleh pihak kedutaan.

Untuk SPT-PPH 21 sendiri kemarin saya tidak melengkapi dokumen tersebut karena memang SPT untuk nama perusahaan yang baru belum keluar karena SIUP yang belum jadi. Tapi Alhamdulillah tidak menjadi kendala dan dimengerti oleh pihak kedutaan J
Jika semua persyaratan sudah lengkap, dokumen pengajuan visa sudah bisa diajukan ke pihak kedutaan, dengan biaya yang sudah saya sebutkan diatas. Karena saya tidak mengajukan sendiri melainkan diajukan oleh orang lain maka ada penambahan biaya. Setelah semua dokumen diajukan kita tinggal menunggu kurang lebih satu minggu untuk memastikan apakah visa kita diterima atau ditolak.
Alhamdulillah kemarin visa saya diterimaaaa, plong banget rasanya. Kenapa ? karena saya sudah beli tiket pesawat pulang pergi, hahaha.. kalau visa saya ditolak yasudah lapur sudah tiket yang saya punya :D

Untuk yang mau tanya – tanya tentang pengajuan visa korea selatan bisa via comment atau bisa email saya ke inggabia@gmail.com , inshaAllah akan saya jawab sepengetahuan saya dan berdasarkan pengalaman pribadi ya.


Taraaa inilah penampakan visa korea selatan yang sempet bikin galau :p
Untuk cerita selama saya di korea selatan akan diposting di post selanjutnya yaa.. soon inshaAllah, selamat membaca!


You Might Also Like

4 komentar

  1. bookmarkk duluuu :D
    aku pengen banget kekoreaaa tapi ngupulin duit dulu lah yaa :3
    kalo pengen tanya tanya aku lgsung hubungi email ya kaak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah membaca kak :)
      boleh banget, langsung email aja kalau mau tanya2 yaa...

      Delete
  2. Mba ngajuin sendri ap lewat agent? Gmn menjelaskan tidak punya SPT nya ya?

    ReplyDelete
  3. mba mau tanya, jika tidak punya SPT, apakah ada format surat keterangan tidak memiliki SPT ?

    ReplyDelete

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images