Seoul I’m in Love : Day 1

1:05:00 AM

Assalamualaikum...
Di postingan kali ini saya akan share dari mulai keberangkatan saya dari Jakarta sampai bagaimana perjalanan saya hari pertama di kota Seoul, Korea Selatan. selamat membaca...
Huwaaaaa saya tuh excited sekali ketika hari keberangkatan tiba, yaitu 5 november 2015. Gak sabar rasanya ingin segera landing di Seoul, padahal posisi masih di bandung yang mana masih butuh perjalanan 3 – 4 jam menuju bandara soekarno hatta, dan 7 jam terbang dari Jakarta menuju Seoul, yang berarti perjalanan masih panjang pemirsaa, hihi ;)
Disamping excited tapi ada degdegannya juga, karena ini pertama kali saya melakukan perjalanan jauh seorang diri. Jadi ceritanya Alhamdulillah berkat jasa seorang teman yang rela dititipin tiket di garuda travel fair di Jakarta, saya dapat tiket penerbangan garuda indonesia tujuan Seoul dengan harga yang tidak jauh berbeda dengan tiket air asia. Perbedaannya hanya jika menggunakan air asia kita pasti transit di Kuala Lumpur terlebih dahulu, dengan waktu transit yang berbeda – beda mulai dari 3 jam sampai ada yang lebih dari 10 jam. Dari awal yang membuat saya belum beli tiket sampai dengan H-1 bulan adalah karena malas membayangkan lamanya waktu transit, heheu. Berdoa semoga tiket garuda ada promo dan ternyata ada rejekinya dapat tiket penerbangan yang tidak transit dengan harga yang tidak terlalu mahal berkat jasa seorang teman tersebut, terimakasih ya…
Tapi itu yang membuat saya akhirnya flight sendiriaaaan, huhu. Karena teman – teman yang lain sudah beli tiket duluan dengan menggunakan maskapai air asia. Yasudahlah saya pikir nanti toh di pesawat juga tidur karena penerbangan malam dan berharap siapa tau yang duduk di samping nanti adalah kembarannya Aldebaran Risjad *yang baca novel Critical Eleven pasti tau, haha*, walaupun  gak kesampean karena penerbangan pulang pergi selalu berdampingan dengan perempuan :p *belum rejeki*



Sesampainya di bandara soekarno hatta, ternyata saya kecepetan dong. Tadinya well-prepared banget gitu ceritanya takut kejebak macet di tol dalam kota, jadi saya berangkat bada ashar dari bandung, sekitar jam setengah 4 sore. Dikasih rejeki gak terlalu macet di jalan akhirnya sampailah saya di bandara sekitar jam 7 malam. Mau tau jadwal boarding jam berapa ? masih jam 11 malam, hahaha mulai bingung 4 jam nunggu mau ngapain yaaaa -___-
Bersyukur sudah bisa langsung check-in karena ga mungkin saya mondar mandir sendirian dengan bawaan koper yang lumayan agak besar. Setelah check-in akhirnya mulai utak atik handphone untuk membuka website korea tourism organization untuk melihat ada jadwal festival apa saja yang sedang berlangsung di korea untuk 5 hari kedepan dan sekalian hunting voucher potongan harga. Nah untuk yang mau travelling ke korea selatan, saya saranin untuk cari info terlebih dahulu festival apa saja yang sedang berlangsung, karena biasanya ketika musim gugur tiba banyak festival yang berlangsung di korea selatan khususnya Seoul, selain itu siapa tau ada bintang tamu artis korea, pasti gak nolak kan kalau mau ketemu artis kpop idaman, hehe :p

Tips untuk yang pertama kali trip ke korea selatan dan khususnya wanita : bawalah koper atau ransel yang agak besar walaupun isinya tidak penuh, karena sekuat – kuatnya nahan keinginan untuk belanja, pada akhirnya pasti belanja jugaaa, hahaha *pengalaman pribadi*. Soalnya barang di korea itu lucu – lucu banget loh, gak tahan gitu pengen beli kalau udah nanya harganya :p

*****

Dan pada akhirnyaa saya sampai juga di Seoul pada keesokan harinya jam 8.30 am waktu Seoul ( waktu Seoul lebih cepat 2 jam dari waktu Jakarta ), setelah turun dari pesawat saya langsung mengikuti petunjuk arah yang bertuliskan “Arrival” sampai ke Shuttle Train, karena bandara Incheon ini sangat luas, untuk menuju gedung bandara kita biasanya naik Shuttle Train terlebih dahulu. Setelah sampai di gedung bandara kita akan dicek di bagian imigrasi dengan memberikan pasport dan “arrival card” yang sudah diisi di pesawat serta kita akan diminta sidik jadi 2 jari telunjuk kanan dan kiri lalu difoto bagian wajah, setelah proses imigrasi selesai maka selanjutnya adalah “Bagage Claim” atau pengambilan bagasi. Proses pengambilan bagasi sangat cepat ketika kita selesai di imigrasi, bagasi kita sudah keluar di “belt” yang sudah ditentukan di layar.  Setelah itu kita sudah siap untuk menjelajahi kota Seoul nih, tapi jangan lupa bagi yang bawa koper harus menuju penginapan terlebih dahulu ya untuk check-in.

Untuk menuju pusat kota Seoul, banyak alternatif transportasi yang bisa digunakan dari bandara Incheon. Berikut ini jenis transportasi dari bandara Incheon :
-  Taksi
- Airport Limousine Bus
- AREX ( Airport Railroad Express ) 
Kemarin saya menggunakan AREX non express dengan biaya sekitar KRW4000 sampai ke station Hongik University dimana lokasi penginapan saya dekat dengan exit 1 stasion Hongik University, sedangkan tujuan akhir dari AREX adalah ke Seoul Station. Lama perjalanan yang ditempuh sekitar 1 jam perjalanan.

Selama di Seoul saya menginap di Hongdae Guesthouse, yang terletak di daerah Hongdae, Mapo-Gu (subway line 2 – line hijau). Hongdae adalah  salah satu daerah yang ramai, karena terkenal dengan kehidupan malamnya. Memang lifestyle sebagian besar penduduk korea biasanya berkumpul di malam hari yaitu dengan minum arak bersama atau sekedar makan bersama di sebuah tempat makan.

Sesampainya di penginapan, diluar ekspektasi ternyata penginapannya sangat nyaman. Ruangan yang cukup besar untuk 6 orang dengan 3 tempat tidur dibawah dan 3 tempat tidur diatas yang sudah dilengkapi pemanas, dapur mini, satu kamar mandi yang bersih dilengkapi sabun dan sampo juga handuk sejumlah orang yang menginap di kamar. Overall saya sangat nyaman menghabiskan 5 malam di Hongdae Gueshouse ini. 

Setelah menyimpan koper dan bersih – bersih badan, saya dan rombongan *ceileh rombongan* padahal Cuma ber-lima aja, hihi :D langsung menuju tempat tujuan pertama yaitu istana Gyeongbokgung. Cara menuju istana Gyeongbokgung  adalah dengan Subway dari  Hongik University Station (line 2 -  hijau) menuju Eujiro-3(sam)-Ga Station untuk transfer ke line 3 (line orange) menuju Gyeongbokgung Station, lalu keluar di exit 5. Sebelum memasuki daerah istana, kita melewati Gwanghamun Square terlebih dahulu yang terdapat patung King Sejong, yaitu orang yang pertama kali mengenalkan tulisan hangeul di korea.


patung King Sejong

Selain itu kebetulan di daerah gwanghamun square tersebut sedang berlangsung Kimchi festival, dari ujung ke ujung stand kita bisa icip – icip kimchi, lumayan isi perut sebelum nemu makanan yang beneran, haha *irit mode on* disini juga saya tergiur untuk mencoba odeng atau fishcake. Saya adalah seorang muslim sehingga agak takut untuk membeli makanan di korea karena takut tidak halal, oleh karena itu saya pilih – pilih tempat yang tidak menyediakan menu daging atau babi atau bisa memberi tahu penjual terlebih dahulu dengan kata – kata “ Dweji Shiro” yang artinya kita tidak memakan daging babi. Kebetulan penjual odeng tersebut hanya menjual seafood dan toppokki. Untuk lebih memastikan saya dan teman bertanya lagi “Dweji isoyo?” yang kurang lebih artinya “Apakah mengandung babi?”. Jika penjual menjawab “Opso” berarti makanan tersebut inshaAllah tidak mengandung babi. Jangan lupa membaca Bismillah dulu juga ketika makan ya, hehe :)

kimchi festival

shooting untuk siaran lokal

nikmatnya makan odeng hangat dengan pemandangan istana Gyeongbokgung


Setelah puas icip – icip kimchi, kami langsung menuju istana Gyeongbokgung. Musim yang pas untuk mengunjungi istana ini memang pada saat musim gugur, karena pohon – pohon di sekitar istana  sudah menguning semua warna daunnya, sehingga sangat cantik dilihat. Saya betah untuk berlama – lama mengelilingi kawasan istana Gyeongbokgung ini dan tentunya jangan lupa untuk didokumentasikan ya.

para penjaga pintu gerbang istana
bersama rombongan :p
feel the autumn
salah satu bangunan istana

pintu gerbang
danau di dalam istana
dibawah pohon ginko

abaikan cameo di belakang :p
istana gyeongbokgung #gopro
pemandangan di sekitar istana
foto bareng adik - adik yang menggunakan hanbok


Setelah puas mengelilingi istana, kami langsung menuju Hongdae kembali, karena itinerary hari ini hanya menuju istana Gyeongbokgung dan Trick Eye Museum yang masih di daerah Hongdae juga. Untuk hari pertama ini kami masih jetlag karena baru sampai, sehingga tidak banyak tempat wisata yang kami kunjungi. Lokasi museum Trick Eye Museum sendiri tidak jauh dari penginapan kami, dan untuk tiket masuk ke museum ini cukup mahal sekitar KRW15000. Di museum ini akan ditampilkan beberapa gambar 2D yang jika kita foto sesuai arahan atau sample foto yang sudah ada akan memunculkan efek 3D di hasil foto, nah buat yang penasaran berikut ini saya share beberapa hasil fotonya ya..










Sekian perjalanan saya untuk hari pertama di Seoul, semoga bisa memberikan sedikit informasi untuk yang akan berlibur ke korea. Masih ada cerita untuk 4 hari lagi, ditunggu di postingan berikutnya yaa... Terima kasih bagi yang sudah membaca  :)

salam,
inggabia

You Might Also Like

1 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images