Baduy Trip

9:47:00 PM

Pada bulan Agustus 2014 lalu saya mengikuti trip Wisata Budaya Baduy. Tujuan wisata ini adalah untuk mengeksplor semua tentang suku baduy, baik tempat tinggal, budaya, dan segala aktifitas yang dilakukan oleh suku baduy.

Suku baduy adalah masyarakat adat yang mempertahan adat istiadat leluhur mereka dan menerapkan isolasi dari dunia luar. Suku baduy sendiri dibagi menjadi dua yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. sepengetahuan saya yang lebih ketat aturannya adalah suku baduy dalam mulai dari penggunaan baju warna putih, dan untuk anak - anak pun tidak diperbolehkan sekolah karena orang sana berkeyakinan jika anak mereka sekolah kemampuan berpikir mereka terpengaruh oleh pihak luar dan cenderung akan lebih kritis dan melawan aturan adat. Oleh karena itu anak - anak suku baduy hanya diajarkan berkebun, mengambil madu, dan membuat bangunan dari bahan - bahan alam seperti bambu, jerami dan dahan pohon.

Treking wisata budaya baduy dimulai dari desa Ciboleger, dilanjut dengan menyusuri beberapa desa baduy luar dan terakhir akan memasuki desa baduy dalam terdekat. Jujur saya polos banget dalam hal treking, bahasa kasarnya "sok sok an kuat" hehehe. Yang ada di dalam pikiran saya "ah paling jalan 1 sampai 2 jam juga sampai, paling lama 3 jam lah", naaaah ternyata untuk mencapai desa baduy dalam terdekat dibutuhkan waktu 4 - 5 jam treking sodara - sodara (>_<)... kebayang kan kaki rasanya udah mau dicopot aja karena saking pegelnya, dan medan yang ditempuh pun cukup tricky (naik turun lembah dengan kontur tanah yang agak licin setelah hujan).

Tapiii setelah sampai di desa baduy dalam, semuanya terbayaaaaaaar lunas! Suasana yang masih sangat alami menjadi pemandangan yang tidak bisa diungkapkan kata - kata, suer! ini bukan hiperbola :)
Suasana yang masih sangat alami dengan deretan rumah panggung adat yang serupa, suara gemericik air dari sungai terdekat, alunan angklung dan suara menumbuk gabah yang akan terdengar disetiap pagi, membuat rasa lelah setelah menempuh perjalanan menjadi hilang seketika. Ada larangan keras di desa baduy ini yaitu kita tidak diperbolehkan menggunakan produk pembersih badan yang mengandung bahan kimia, karena masyarakat baduy sangat menjaga alam mereka sehingga bahan kimia dianggap akan mencemari sungai. So, harus banyak - banyak bawa permen karet pembersih gigi karena untuk sikat gigi disana kita dilarang menggunakan odol ya, hehehe.

Sayangnya di desa baduy dalam pun kita dilarang mengambil gambar, karena mereka benar - benar mengisolasi diri mereka dari pihak luar. Orang yang bisa masuk desa baduy dalam pun harus pribumi, selain pribumi hanya diijinkan masuk ke desa baduy luar saja. Foto yang saya share ini hanya sebagian kecil dari foto - foto desa baduy luar. kenapa sedikit ? karena saya udah keburu tepar dan hanya mikir kapan ini sampenyaaa, hehehe.. jadi harap maklum ya ;)

jembatan bambu

deretan rumah desa baduy luar

perbedaan bawaan pengunjung dan penduduk asli ;)

wefie di tanjakan :D
suku baduy terbiasa tanpa alas kaki

pintu masuk salah satu desa baduy luar

jembatan bambu

pemandangan di belakang rumah penduduk




You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images